<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5584">
 <titleInfo>
  <title>Pendidikan Karakter Perspektif Islam</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Tafsir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PT Remaja Rosdakarya</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi, 224 hlm.: 24 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendidikan Karakter Perspektif Islam by Abdul Madjid, M.Pd., Dian Andayani, M.Pd. Buku Religi, Rasullullah SAW telah bersabda: “Anak itu disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dari kelahirannya, kemudian diberi nama dan dibersihkan segala kotorannya. Jika telah berumur enam tahun didiklah beradab, dan jika telah berumur sembilan tahun dipisahkan tempat tidurnya dan jika telah berumur tiga belas tahun maka dipukullah jika meninggalkan shalat. Jika telah berumur enam belas tahun maka ayahnya boleh menikahkannya, kemudian ayahnya memegang tangan anaknya seraya berkata: Aku telah mendidik kamu beradab dan aku telah mengajarimu dengan ilmu pengetahuan dan aku telah menikahkanmu. Aku berlindung kepada Allah dari fitnahmu di dunia dan azabmu di akhirat.” Betapa Islam begitu menjunjung tinggi nilai harkat dan martabat manusia. Proses pembentukan karakter sudah dimulai sejak dini/ lahir dan bahkan sejak dalam kandungan melalui contoh dan teladan yang ditunjukan oleh orang tuanya. Buku ini disusun tidak bermaksud untuk menjawab berbagai keprihatinan tentang fenomena dan gejala kemerosotan moral yang terjadi akhir-akhir ini. Mungkin lebih tepat sebagai langkah awal untuk menuju ke arah yang lebih baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>pendidikan islam</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>pendidikan karakter</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Etika Islam</topic>
 </subject>
 <classification>297.07</classification>
 <identifier type="isbn">9789796920495</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan IIQ Jakarta</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.07 MAJ p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">HB202303059</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pesantren IIQ Jakarta</sublocation>
    <shelfLocator>297.07 MAJ p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>0010-62451260.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5584</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 12:56:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 10:17:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>