Image of Wali Songo: Rekonstruksi Sejarah yang Disingkirkan

Text

Wali Songo: Rekonstruksi Sejarah yang Disingkirkan



Kehadiran Wali Songo dalam panggung sejarah penyebaran Islam di tanah Jawa tak bisa dipandang sebelah mata. Keberadaannya menyembulkan kesadaran pentingnya dakwah Islam dengan cara moderat, akulturatif, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi pokok ajaran Islam.

Wali Songo layak menyandang gelar tokoh sejarah, yang bukan semata sebagai pelengkap sejarah Jawa, melainkan juga aktor (pelaku) sejarah yang aktif dan bergumul dengan masyarakat. Selama ini, sejarah selalu ditulis dari versi penguasa, dengan penokohan raja yang heroik. Penulisan sejarah seperti ini telah menihilkan kekuatan sosial-kebudayaan masyarakat yang sebetulnya punya peran penting.

Buku ini berikhtiar membuka selubung sejarah versi kerajaan dengan menampilkan sejarah arus bawah, dengan Wali Songo sebagai lokomotif perubahan. Banyak versi mengenai sejarah Wali Songo yang berkembang di masyarakat. Namun penulis buku ini mengambil posisi sangat hati-hati untuk merekonstruksi sejarah Wali Songo. Dia tidak hanya fokus pada zaman hidup Wali Songo.

Di awal buku ini dijelaskan sejarah terbentuknya Nusantara dan agama yang dianut masyarakatnya pada waktu itu. Sebelum berbagai agama dari belahan dunia --Hindu, Buddha, dan Islam-- masuk, penduduk Jawa telah menganut agama Kapitayan dengan "nabi" bernama Semar. Agama ini percaya bahwa roh, yang diyakini sebagai manifestasi Sang Hyang Widi atau Tuhan, mendiami suatu benda. Sebagai bentuk penyembahan, mereka menaruh sesaji pada benda-benda yang memiliki nama tu, seperti wa-tu (batu), tuk (mata air), dan persembahannya disebut tu-mpeng atau tu-mbal.

Agama Kapitayan inilah yang oleh peneliti Barat disebut animisme-dinamisme. Wali Songo bukanlah generasi awal yang berusaha mengislamkan Jawa. Sebelumnya, upaya itu dilakukan pedagang dan penjelajah muslim. Penemuan makam Fatimah binti Maimun di Gresik menjadi pertanda bahwa pada abad ke-10 sudah ada orang Islam di tanah Jawa. Ini juga didukung dengan penemuan makam beberapa tokoh di tempat-tempat lainnya.


Ketersediaan

B202000342297.61 SUN wPerpustakaan Pesantren IIQ JakartaTersedia
B202000580297.61 SUN wPerpustakaan Pesantren IIQ JakartaTersedia
B202303020297.61 SUN wPerpustakaan Pesantren IIQ JakartaTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
297.61 SUN w
Penerbit TransPustaka : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xxi, 276 hlm.: 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-3907-11-6
Klasifikasi
297.61 SUN w
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet. 1
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini