Image of Islam Kemodernan Dan Keindonesiaan

Text

Islam Kemodernan Dan Keindonesiaan



Tak sulit disepakati bahwa Nurcholish Madjid adalah seorang pemikir-Muslim modernis atau, lebih tepat, neomodernis—menggunakan peristilahan yang sering ia sendiri lontarkan. Maka, melanjutkan para perambah modernism (klasik) di masa-masa lampau, Nurcholish Madjid berpendapat bahwa Islam harus dilibatkan dalam pergulatan-pergulatan modernistik. Namun, berbeda dengan para pendahulunya, kesemuanya itu tetap harus didasarkan atas kekayaan khazanah pemikiran keislaman tradisional yang telah mapan. Dalam hal lain, sebagai pendukung neomodernisme, ia cenderung meletakkan dasar-dasar keislaman dalam kkonteks nasional—dalam hal ini, keindonesiaan.


Ketersediaan

B202002206297.631 MAD iPerpustakaan Pesantren IIQ JakartaTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
297.631 MAD i
Penerbit Penerbit Mizan : Bandung.,
Deskripsi Fisik
344 hlm.: 21cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
297.631
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 11
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini