<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1285">
 <titleInfo>
  <title>Perempuan di lembaran suci kritik atas hadis-hadis shahih</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Fudhaili</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kementerian Agama Republik Indonesia</publisher>
  <dateIssued>2012</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>307 hlm.: 24cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kritik matan digunakan untuk membuktikan keabsahan hadis, baik secara tekstual maupun kontekstual. Relevansi hadis dipertanyakan kembali, dengan berbagai sudut pandang; apakah suatu hadist masih dapat diamalkan pada masa kini atau sebagai romantika sejarah belaka. Studi kritik matan hadis ini berimplikasi pada keabsahan hadis-hadis yang telah dinyatakan shahih oleh imam Bukhari, Muslim, atau ulama-ulama hadis lainnya; apakah benar hadis-hadis tersebut shahih? Dan apakah hadit shahih tersbut dapat dijadikan pedoman dan diamalkan, jika ternyata bertentangan dengan pandangan kontemporer umat Islam? Sebagian ulama memahami hadis dengan cara tawil terhadap al-Quran dan sulit memahaminya secara tekstual. Akan tetapi, ulama lain memhaminya secara tekstual terhadap matan hadis.&#13;
Permasalahan hadis shahih yang berkaitan dengan perempuan menjadi perhatian serius di kalangan intlektual muslim kontemporer, karena beberapa hadist dinilai misigonis dan mendiskriditkan kaum perempuan, sehingga dianggap bertentangan dengan al-Quran. Terlebih lagi, hadist-hadist yang mempuanyai kualitas terbaik dan paling absah, yaitu kitab al-Jami al-Shahih karta Imam Bukhari. Kitab yang disusun berdasarkan seleksi yang demikian ketat, sehingga hadist yang termuat di dalam kitab tersebut akurasi keabsahannya sangat dipercaya.&#13;
Meskipun demikian, keabsahan hadis dalam kitab Bukhari dipertanyakan kembali jika ditinjau dari aspek matan. Benarkah Imam Bukhari tidak memperhatikan kontekstual hadist dalam menyeleksi hadis? Hadist-hadist shahih yang terkesan menyudutkan memungkinkan untuk dikaji ulang dengan menggunakan kritik matan dengan metode yang sudah disitematisir oleh para ulama hadis. Hadis tersebut harus dilihat dari konteks kesejarahan kultur yang berkembang saat itu. Ada beberapa sistem pendekatan dalam mengkaji hadis, di antaranya; hadis yang terkesan kontradiktif dengan teks atau pemahamanal-Quran itu harus ditolak atau atau dianggap dhaif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>studi hadits</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Ahmad Fudhaili</topic>
 </subject>
 <classification>297.12516</classification>
 <identifier type="isbn">9799873320</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan IIQ Jakarta</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.12516 FUD p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B202001478</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pesantren IIQ Jakarta</sublocation>
    <shelfLocator>297.12516 FUD p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B202001068</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pesantren IIQ Jakarta</sublocation>
    <shelfLocator>297.12516 FUD p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B202001097</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pesantren IIQ Jakarta</sublocation>
    <shelfLocator>297.12516 FUD p</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B202001249</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pesantren IIQ Jakarta</sublocation>
    <shelfLocator>297.12516 FUD p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>00.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1285</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-23 11:18:38</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-07 15:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>